Warnabiru.com – Moldova dan Rumania sebagai negara tetangga Ukraina, mengeluarkan data, sekitar 26.000 pengungsi telah memasuki negara masing-masing, namun hanya sedikit dari mereka yang mengajukan perlindungan internasional.
Ana Revenco Menteri Dalam Negeri Moldova, dikutip dari artikel Radio Free Europe/Radio Liberty, menyatakan sekitar 15.800 pendatang Ukraina telah melintasi perbatasan dalam 24 jam terakhir.
Selain itu, laman SchengenVisaInfo menyebutkan, diperkirakan sekitar 10.000 pengungsi telah memasuki wilayah Rumania, seperti yang dilaporkan Kementerian Dalam Negeri negara tersebut, Jumat 25 Februari.
[quads id=8]
Namun, dari sekian banyak jumlah, kedua kementerian kembali menekankan jika hanya sedikit pengungsi yang mengajukan perlindungan internasional.
Detilnya kurang dari 100 orang di Moldova serta tercatat hanya sekitar 11 di Rumania, sebagai imigran yang masuk, menuju negara anggota Uni Eropa, terutama Polandia serta Republik Ceko.
Selain itu, negara seperti Ceko telah menghapus larangan masuk yang diberlakukan untuk Ukraina, termasuk semua aturan pembatasan lainnya terkait Covid-19.
“Akibat pecahnya konflik bersenjata internasional yang melanda wilayah Ukraina, maka dibatalkan larangan masuk dan segala kewajiban yang terkait dengan aturan pencegahan penyebaran Covid-19. Ditetapkan dengan tindakan perlindungan khusus bagi orang-orang yang berada di wilayah tersebut,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Ceko.
[quads id=8]
Selain itu, Kementerian Kesehatan Islandia telah menghapus Ukraina dari daftar negara aman, yang berarti bahwa permohonan suaka dari sana akan diprioritaskan dibandingkan dengan yang berasal dari negara lain yang tidak memiliki situasi mengancam di negara asalnya.
“Tidak ada penilaian khusus yang dibuat tentang situasi di negara ini, karena ada ketidakpastian lengkap tentang bagaimana kondisi akan berkembang,” bunyi siaran pers Kementrian Kesehatan Islandia.
Hongaria juga memulai persiapannya untuk pengungsi Ukraina, diperkirakan sekitar 600.000 akan memasuki negara mereka dan penanganan akan dilakukan langsung pihak Angkatan Pertahanan Hongaria. Namun, belum diumumkan juga bagaimana negara tersebut menampung para pengungsi.
Sementara Menteri Polandia telah mengumumkan bahwa pemerintahnya telah mengantisipasi kedatangan sekitar satu juta pengungsi di negaranya.
Untuk itu Jerman telah menawarkan bantuan ke Polandia untuk mengakomodasi masuknya imigran sekaligus sebagai penanda, tidak menutup kemungkinan jumlah pengungsi yang akan mencapai negara Eropa Tengah jauh lebih tinggi jumlahnya.
[quads id=8]
