Belum Terima Vaksin Booster, Prancis Nonaktifkan Hampir 4 Juta Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Sedang Populer

Prancis – Otoritas Negara Prancis baru baru ini mengumumkan, hampir 4 juta sertifikat vaksinasi dinonaktifkan pada hari Rabu karena pemegangnya gagal memenuhi aturan baru yang mulai berlaku pada 15 Februari.

Pembaruan tersebut mengharuskan semua orang yang telah menyelesaikan vaksinasi utama lebih dari empat bulan yang lalu, kecuali mereka yang telah terinfeksi penyakit sejak itu, untuk menerima suntikan booster agar sertifikat vaksin mereka tetap berlaku, seperti dilaporkan laman SchengenVisaInfo, Kamis 24 Februari.

Meskipun aturan baru tentang validitas izin vaksinasi mulai berlaku minggu lalu, pemerintah memutuskan untuk memberikan masa tenggang satu minggu sehingga semua orang dapat memenuhi persyaratan ini.

Segera setelah masa tenggang berakhir, semua orang yang telah menyelesaikan vaksinasi dosis dua lebih dari empat bulan namun belum menerima suntikan booster validasi sertifikat mereka terancam akan dinonaktifkan.

[quads id=8]

Kartu vaksinasi yang dinonaktifkan tidak memberikan izin masuk ke sebagian besar tempat dan acara umum seperti restoran, bar, kafe, bioskop, teater, lokasi wisata, olahraga, naik moda transportasi kereta api jarak jauh, serta klub malam.

Aturan baru tentang izin vaksinasi juga memengaruhi pelancong, yang berarti bahwa wisatawan akan ditolak aksesnya ke semua tempat dan acara yang disebutkan di atas jika mereka tidak memiliki izin vaksinasi yang menunjukkan telah menerima dosis tambahan.

Meskipun demikian, pihak berwenang telah menjelaskan bahwa suntikan booster tidak diperlukan saat memasuki negara itu selama vaksinasi utama telah diselesaikan dalam 270 hari terakhir (sembilan bulan). Masa waktu empat bulan hanya berlaku selama di dalam negeri.

Serta hanya berlaku untuk orang yang berusia di atas 18 tahun. Mereka yang berusia di bawah 18 tahun saat ini tidak diharuskan menerima suntikan booster.

BACA JUGA:  Angka Omicron Di Surabaya Naik Signifikan, Begini Strategi Walikota Eri Cahyadi

Data dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) menunjukkan bahwa total 94,2 persen dari seluruh populasi orang dewasa di Prancis telah menyelesaikan vaksinasi utama mereka dan sebanyak 86,6 persen telah menerima dosis vaksin tambahan.

Sementara aturan tentang izin masuk vaksin telah diperketat, aturan untuk menghadiri tempat-tempat umum yang berbeda telah dilonggarkan.

Sejak 16 Februari, makan dan minum telah diizinkan di stadion, bioskop, bar dan kereta api. Selain itu, klub malam juga telah dibuka kembali.

Lebih lanjut, mulai 28 Februari, masker tidak lagi diperlukan di tempat-tempat dalam ruangan yang memerlukan penyerahan izin vaksin.

[quads id=8]

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer