[quads id=8]
Berkat perubahan yang diberlakukan pada Undang-Undang Suaka, pihak berwenang Slovakia menyatakan, dapat memberikan perlindungan sementara kepada orang asing tanpa perlu rekomendasi dari Dewan Uni Eropa.
“Perlindungan sementara diberikan dengan tujuan untuk melindungi orang asing dari perang, akibat dari bencana kemanusiaan atau pelanggaran hak asasi manusia yang sistematis atau massal di negara di mana orang asing itu berkewarganegaraan, atau untuk orang tanpa kewarganegaraan di negaranya,” papar pihak Kementerian dalam Negeri menerangkan terkait perubahan tersebut.
Undang-undang juga tidak akan mewajibkan warga Ukraina yang mencari perlindungan sementara yang telah mendapatkan akomodasi untuk pergi ke kamp penahanan.
Negara tetangga Ukraina lainnya juga telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah membuat persiapan untuk menerima pengungsi Ukraina yang melarikan diri dari perang.
Termasuk Polandia, yang mengkonfirmasi, pengungsi Ukraina yang tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah akan dapat memasuki negara mereka juga.
Republik Ceko, di sisi lain, telah mengaktifkan program Rencana Kesiapsiagaan Gelombang Migrasi untuk membantu warga Ukraina yang meninggalkan negara asal mereka.
Rencana tersebut akan membantu mereka mengajukan permohonan jenis visa khusus melalui prosedur yang disederhanakan agar tetap berada di Ceko sesuai kebutuhan.
[quads id=8]
