Setelah Dievakuasi Dari Ukraina, 15 Warga Negara Pakistan Ditangkap Karena Coba Melarikan Diri Ke Jerman

Sedang Populer

Warnabiru.com – Sedikitnya 15 orang Pakistan telah ditangkap karena mencoba melarikan diri ke Jerman dari Polandia setelah dievakuasi dari Ukraina, dan beberapa lainnya telah diperingatkan pihak berwajib atas upaya tindakan ilegal tersebut.

Karena perang sedang berkecamuk, warga negara Pakistan dievakuasi dari Ukraina menuju Polandia, dari sana, mereka seharusnya kembali ke Pakistan.

Entah apa yang ada dalam benak mereka, beberapa memutuskan untuk mengabaikan aturan malah coba bablas mencapai Jerman secara ilegal.

[quads id=8]

Mempertimbangkan kejadian kurang mengenakkan itu, Kedutaan Besar Pakistan di Ukraina telah memperingatkan semua warganya, baik saat ini sedang di Ukraina atau di salah satu negara tetangga, untuk menahan diri atau mereka akan menghentikan evakuasi, tulis laman SchengenVisaInfo, Rabu (1/3).

Ditekankan pula tiap perbuatan yang melanggar pasti ada konsekuensi hukumnya, masing masing orang yang berbuat demikian akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka.

Sementara itu, warga negara Pakistan yang saat ini berada di Polandia dan mereka yang akan tiba, diberikan visa Polandia atas dasar kemanusiaan.

Jenis visa ini berlaku selama 15 hari, dan selama periode dua minggu ini, tidak ada yang diizinkan meninggalkan Polandia. Selain itu, setiap orang harus kembali ke Pakistan sebelum visa 15 hari mereka berakhir.

Sebelumnya, pada tanggal 28 Februari, Kedutaan Besar lewat cuitan akun twitter resmi, memberikan pernyataan resmi, warga negara Pakistan di Ukraina diminta mendatangi Facilitation Desk di Lviv.

Namun, mereka sekarang harus pergi ke lokasi baru di Ternopil karena tempat penanganan yang terakhir telah ditutup. Disebutkan jika Ternopil akan menerima semua pelajar yang kemudian akan memindahkan mereka ke perbatasan untuk dievakuasi.

Karena banyaknya orang yang ingin pergi dari perang, menyebabkan proses evakuasi terhambat. Meskipun demikian, pihak berwenang Pakistan telah memastikan bahwa mereka melakukan segala kemungkinan untuk mempercepat proses tersebut.

BACA JUGA:  Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Vaksin Dosis Dua, Mulai 9 Maret 2022 Tidak Perlu Swab Antigen/PCR

“Ada kesulitan besar di titik-titik penyeberangan perbatasan karena banyaknya orang ingin meninggalkan Ukraina. Kedutaan dan Kementerian secara aktif melibatkan Pemerintah Ukraina untuk mempercepat prosesnya,” kata Kedutaan Besar Pakistan di Ukraina pekan lalu, meyakinkan bahwa semua warganya akan kembali ke negara itu sesegera mungkin.

[quads id=8]

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer