Warnabiru.com – Biar tidak bingung ada 3 hal yang harus diperhatikan saat akan membeli rice cooker, di antaranya ukuran, konsumsi daya serta merk. Namun, namanya membeli, selera mempengaruhi dan masing masing orang bisa berbeda.
Bisa jadi, bukan ketiga hal tadi yang jadi pertimbangan namun untuk orang yang baru berumah tangga atau sedang kos, kontrak karena sedang menempuh pendidikan atau pekerjaan. Apa yang jadi tema judul dan bahasan saat ini bisa jadi pegangan ketika menginjakkan kaki ke toko elektronik biar tidak keki saat didatangi mbak/mas penjaganya.
Oke langsung saja, soal ukuran, nah ini ada kaitannya dengan berapa orang yang tinggal dengan kita dan memanfaatkan penggunaan rice cooker tadi. Kapasitasnya harus disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga.
[quads id=8]
Hitungan gampangnya, jika ada 4-6 orang dalam rumah, disarankan pilih ukuran 1,8 – 3 liter. Atau, cuma 1-2 orang saja, seperti anak kost misalnya bisa mempertimbangkan rice cooker ukuran 0,6 – 1 liter.
Kedua, lihat di bagian rice cooker yang ada tulisan teknisnya (spek), termasuk berapa watt dayanya, karena besar kecilnya pengaruh terhadap tagihan listrik kita nanti.
Rumusnya, semakin besar daya listrik yang dihasilkan, akan tambah banyak pula uang yang harus kita keluarkan untuk membeli token atau bayar tagihan listrik.
Nah, poin ketiga adalah merk, pertimbangkan memilih merek yang sudah lama kita dengar, minim ada sanak keluarga yang pernah pakai dan merekomendasikannya, mulai Philips, Panasonic, Cosmos atau Miyako. Tentu saja, manusia boleh berkehendak namun tetap sesuaikan harganya dengan kantong kita.
Selanjutnya, meski tidak masuk daftar teratas hal yang harus diperhatikan saat membeli rice cooker, tetap saja, satu sama lain saling berkaitan, bisa jadi melengkapi pertimbangan kita nanti.
Di antaranya, soal tipe, ada dua model, analog dan digital. Fungsi rata rata hampir sama untuk menanak nasi.
Baca Juga: Perbedaan Pepaya California dan Pepaya Thailand
[quads id=8]
