Ternyata Karena Ini Bawang Merah Bisa Bikin Kita Menangis

Sedang Populer

Warnabiru.com – Mungkin, hingga detik ini, masih ada yang penasaran, kenapa setiap mengiris bawang merah, kita jadi mewek, mata berair seperti sedang menangis, padahal enggak ada yang bikin sedih, malah ada yang seperti ‘nusuk’ mata, pedes jadinya.

CNN Indoensia pernah mengutip dari laman Live Science, menyebutkan jika bawang merah utuh menyimpan senyawa yang disebut sistein sulfoksida.

Disimpan terpisah dari enzim yang disebut alliinase. Saat pisau kita hunjamkan ke badan bawang merah untuk mengiris tipis, atau dipotong, kadang dihancurkan, bahasa keren zaman now digeprek.

[quads id=8]

Menyebabkan penghalang yang memisahkan senyawa dan enzim tadi rusak. Sehingga saat keduanya bersatu, memicu reaksi Alliinase menyebabkan sistein sulfoksida menjadi asam sulfenat.

Sementara itu, Josie Silvaroli, ahli farmasi Kandidat Doktor di The Ohio State University mengatakan, asam sulfenat tidak terlalu stabil. Oleh karena itu mereka akan berubah menjadi sesuatu yang lain.

Pertama dapat mengembun secara spontan, menjadi senyawa organosulfur yang memberikan aroma dan rasa yang kuat pada bawang merah.

Opsi ke kedua mengubah enzim lain, mengatur ulang asam sulfenat menjadi faktor lachrymatory. Cairan yang mudah menguap, yang berarti berubah menjadi uap dengan sangat cepat.

“Begitu bawang mencapai mata kita saat di dapur sehingga mengiritasi saraf sensorik. Yang kita rasakan, mata mulai berair sebagai reaksi untuk menghilangkan iritasi,” ujar Josie.

Dijelaskan pula, perubahan yang terjadi pada bawang merah hingga membuat mata berair kemungkinan besar merupakan sistem pertahanan alami dari tanaman tersebut.

Hal ini bisa jadi tercipta guna menahan serangan serangga, hama, hingga parasit yang bisa merusak struktur tubuh bawang.

Meski demikian, tentu saja hal ini bukan sesuatu yang berbahaya. Cuma, lumayan mengganggu aktivitas memasak bersama anak anak di hari libur.

BACA JUGA:  Hampir 26.000 Warga Ukraina Telah Mencapai Moldova & Rumania

Josie juga menambahkan bawang yang telah lama disimpan cenderung lebih kuat rasa ‘pedasnya’ ketika mengiritasi mata. Dibanding bawang yang baru atau segar cenderung tidak seberapa bikin mata berair.

[quads id=8]

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer