Normalnya Ganti Masker Tiap 4 Jam, Namun Tenang, Bisa Kita Siasati Dengan Cara Ini

Sedang Populer

Warnabiru.com – Menurut ahli butuh 4 jam sekali kita berganti masker. Namun melihat kondisi yang ada, jika diterapkan maka sampah masker akan banyak sekali serta bisa dibayangkan berapa banyak masker yang dibutuhkan tiap hari jika harus sesuai pakem tadi.

Pada dasarnya, teori tersebut muncul karena tiap pemakain benda ada masanya. Begitu pula dengan masker, ada batas waktunya. Perlu diganti agar tidak menjadi sarang bakteri serta mikroba, salah satu penyebab acne atau jerawat.

Hal tersebut disampaikan dr. Bambino Mamuaya, BMedSC(Hons), dari NMW Clinic, dengan menjelaskan munculnya jerawat bisa disebabkan karena pemakaian masker terlalu lama, baik masker kain maupun masker medis.

[quads id=8]

“Sebenarnya tiap 4 jam sekali kita butuh ganti masker, hanya saja karena situasi dan kondisi, kita tidak bisa melakukannya. Sehingga, acapkali orang pakai satu masker buat buat seharian, kemanapun acaranya,” ujarnya, Rabu (2/3) seperti dilansir dari laman Basra Kumparan.

Karena tidak bisa memenuhi ganti masker tiap 4 jam, dr Bambino punya siasat jitu.

“Caranya bisa dengan memasukan tisu ke dalam masker. Ini berfungsi kalau ada debu dan minyak, sehingga tidak menempel lama di kulit wajah. Masker tidak ganti tapi tadi yang kita ganti setiap 3 atau 4 jam sekali, sehingga wajah kita tetap bersih. Karena banyak kejadian, jerawat muncul di sekitar masker,” terangnya.

Selain pemakaian masker, penyebab lain wajah berjerawat mengonsumsi produk dairy seperti susu serta gula pasir.

“Kita mengkonsumsi teh manis tapi bukan teh yang salah. Gulanya yang bikin jerawat inflamasi (peradangan), jadi lama hilang. Sebaiknya coba puasa gula minimal dua minggu,” imbuhnya.

Penyebab lainnya, yakni soal pola hidup, misalnya stres, dan paparan dari asap rokok.

BACA JUGA:  Fakta Pneumonia Pada Anak Berikut Pencegahannya

“Stres itu bisa memicu peradangan di badan kita, termasuk jerawat, jadi harus dikontrol, misalnya dengan mencari hobi buat penyaluran agar tidak stres. Sedangkan asap rokok itu radikal bebas, kalau terlalu sering terpapar membuat penyembuhan kulit lebih lama,” pungkasnya.

[quads id=8]

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer