Janji Jerinx Untuk Bijak Dalam Memakai Media Sosial Kepada Majelis Hakim

Detik.com

Warnabiru.com - Terdakwa I Gede Ari Astina atau lebih dikenal Jerinx membacakan pledoi atau pembelaan terkait statusnya sebagai tersangka dalam kasus UU ITE yang menjeratnya. Dilansir dari detik.com pledoi itu Jerinx berjanji akan menggunakan media sosial dengan bijak.

"Saya juga berjanji tak akan mengulangi perbuatan yang sama, tak akan membuat gaduh pihak - pihak yang merasa diganggu oleh saya. Saya juga berjanji akan lebih bijaksana dalam memakai media sosial," kata Jerinx di PN Denpasar pada Selasa, 10 November 2020.

Bila dihukum oleh majelis hakim Jerinx berharap akan memberikannya vonis tahanan rumah.

"Dan jika Yang Mulia hakim berkenan mengizinkan misalnya jika nanti saya memang jika saya nanti harus divonis bersalah jika itu yang terjadi nanti jika saya harus dinyatakan bersalah saya mohon dengan sangat - sangat hormat agar bisa diberikan tahanan percobaan atau tahanan rumah, Yang Mulia," jelas Jerinx

Alasan mengapa dirinya meminta hukuman penjara tahanan rumah karena dirinya adalah kepala keluarga untuk ibu, mertua dan adik - adiknya.

"Karena keluarga saya tidak ada yang menjaga di rumah, tidak ada sosok laki - laki di rumah, saya juga harus menghidupi istri, ibu saya, mertua saya dan adik - adik saya," jelas Jerinx.

Jerinx juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Dia juga berjanji akan lebih bijak menggunakan media sosial.

"Dan saya juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama tidak akan membuat gaduh pihak - pihak yang merasa terganggu oleh saya. Saya juga berjanji akan lebih bijaksana dalam memakai media sosial saya dan jika saya terbukti melakukan hal yang sama terbukti, terbukti melakukan kegaduhan lagi saya siap sekali dihukum seberat - beratnya meskipun tanpa pengadilan," jelas Jerinx.

"Saya hanya memikirkan keselamatan dan ketenangan hati istri, orang tua saya jangan sampai karena saya berpendapat istri saya meninggalkan saya, orang tua saya kecewa, selamanya karena saya hanya berpendapat, dan pendapat saya lakukan demi kepentingan umum bukan kepentingan pribadi," tambah Jerinx.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, dalam sidang perdananya atas kasus pencemaran nama baik. Pihak Jerinx 'SID' menyatakan keberatan dan menolak sidang daring yang dia jalani. Karena suami dari Nora Alexandra itu mengaku haknya dirampas.

"Maaf Yang Mulia saya tetap menolak sidang secara online karena saya merasa hak - hak saya tidak diwakili sepenuhnya melalui sidang ini. Karena yang mulia tidak bisa gestur saya tidak bisa membaca bahasa tubuh saya, sehingga kemungkinan keputusan - keputusan nanti kurang tepat," ucap Jerinx melalui daring di Polda Bali, Kamis, 10 September 2020.

Namun sidang tersebut tetap dilaksanakan secara daring. Sehingga Jerinx beserta 12 kuasa hukumnya menolak pelaksanaan sidang daring tersebut.Ditunjukkan dengan sikap meninggalkan persidangan. Akibatnya sidang diskros sementara selama 15 menit oleh Ketua Majelis Hakim, Ida Ayu Adnya Dwi.

"Karena Jaksa Penuntut Umum mengupayakan menghadirkan terdakwa dan penasihat hukum dipersidangkan, maka sidang diskors 15 menit," ucap Hakim Ida Ayu Adnya Dewi di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Denpasar.
Kemudian sidang itu tetap dilanjutkan secara teleconference dimana diisi dengan sesi pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penutut Umum.

Setelah pihak Jaksa Penutut Umum membacakan surat dakwaan. Pihak majelis hakim memerintah kepada Jaksa Penutut Umum untuk kembali menghadirkan terdakwa (Jerinx) di persidangan selanjutnya