Pada 21 Juli 2019 viral di media sosial tentang klepon yang tidak Islami. Berita hoaks tersebut berasal dari cuitan Twitter@Irenecutemom dengan tulisan “Kue Klepon Tidak Islami”. Dimana cuitan Twitter itu mempertanyakan sebuah foto yang berisi ajakan kepada publik agar meninggalkan jajanan yang tidak Islami. Dengan cara membeli kurma di toko syariah Abu Ikhwan Aziz. Tidak heran foto kontroversial itu telah di-retweet sebanyak 13.4 ribu kali dan disukai 19.9 ribu akun.
Soal klepon tidak Islami itu menjadi semakin viral setelah politikus PDIP Budiman Sudjatmiko ikut berkomentar. Bahkan ada beberapa pihak yang mengaku tidak menemukan toko Abu Ikhwan Aziz yang tertera di gambar itu.
Makanan bisa disebut dengan Islami atau tidak ketika sudah diteliti bahan – bahannya. Kemudian diperiksa oleh LPPOM MUI untuk mengecek halal atau tidak. jadi sangat tidak bijaksana jika mengatakan makanan Islami atau tidak tanpa dicek terlebih dahulu. Apalagi diketahui bahan baku pembuatan klepon adalah bahan makanan yang halal. Karena terdiri dari kelapa, gula aren, pandan wangi dan tepung beras ketan.

Belum habis berita hoaks tentang klepon yang tidak Islami muncul lagi berita hoaks tentang Saksang Babi yang ditempel di kemasan Indomie.
Beredarnya foto mie instan bertuliskan Rasa Saksang Babi itu terjadi pada 20 Juli 2020. Gambar kemasan Saksang Babi itu tidak lain adalah ulah iseng nitizen.
Hal itu secara langsung dibantah oleh pihak Indofood pada Senin, 20 Juli 2020. Lewat akun Instagramnya pihak Indofood menjelaskan bahwa produk yang dibuatnya bersertifikat halal dari MUI sehingga aman untuk dikonsumsi. Pada momen tersebut pihak Indofood juga menjelaskan bahwa mie instan bertuliskan Rasa Saksang Babi itu adalah hoaks semata.
Sebelum diedit produk Indomie adalah Rasa Soto Medan yang didapat dari situs jual beli online Tokopedia lewat toko Kedai Harian Etek dengan produk asli Indomie Rasa Soto Medan. Saksang Babi sendiri adalah makanan khas dari Batak Toba. Yang terdiri dari merica batak, bumbu rempah – rempah dan daging babi. Bumbu rempah – rempah itu terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, ketumbar, serai, jahe, lengkuas, kunyit, daun jeruk dan daun salam.
Kombinasi rasa pedas getir sangat cocok untuk dikonsumsi di dataran tinggi Toba. Makanan ini bersifat istimewa karena disajikan saat menggelar upacara adat. Selain babi ada varian lainnya yakni daging anjing atau kerbau. Kini Saksang bisa dikonsumsi secara halal karena bahan utamanya menggunakan daging ayam dan sapi.

Masih tentang berita hoaks pada Mei 2019 juga muncul berita hoaks tentang 19 minuman mengandung Aspartama yang bisa mengakibatkan wabah pengerasan otak, diabetes hingga pengerasan sumsusm tulang belakang. Di berita hoak tersebut minuman yang diberitakan adalah Ekstra Joss, Kiranti, Marimas hingga Segar Sari. Pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sendiri yang namanya dicatut di berita hoaks itu menampik mengeluarkan pesan tersebut. Sedangkan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberi penjelasan Aspartam aman asalhkan tidak lebih dari 600 mg/kg produk.
