Warnabiru.com – Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan baru tentang pembatasan diplomat China yang hendak melakukan aktifitas di negara itu.
Yakni para diplomat wajib memperoleh izin dari Departemen Luar Negeri apabila hendak melakukan kunjungan acara budaya maupun kegiatan di kampus – kampus Amerika.
Dilansir dari Reutres.com hal tersebut dilakukan seiring semakin panasnya hubungan antar kedua negara itu. Hal itu dilakukan sebagai bentuk balasan terhadap otoritas China yang juga diduga membatasi ruang gerak diplomat Amerika di negeri komunis tersebut.
“Akses untuk diplomat – diplomat kami di China harus mencerminkan akses yang dimiliki diplomat China di Amerika Serikat, dan langkah hari ini akan membawa kita secara substansial ke arah itu,” ucap Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo dalam sebuah konferensi pers.
Selain itu pihak Departemen Luar Negeri Amerika, telah memperingati pengelola universitas – universitas di Amerika untuk mewaspadai ancaman komunis.
“Ancaman ini bisa datang dalam bentuk pendanaan ilegal untuk penelitian, pencurian kekayaan intelektual, intimidasi terhadap mahasiswa asing dan upaya perekrutan bakat yang tidak jelas,” ucap Mike Pompeo.
Langkah pengetatan yang dilakukan Amerika ini menyusul regulasi serupa. Yakni mewajibkan diplomat China memberi pemberitahauan tentang pertemuan dengan pejabat negara bagian dan penjabat lokal di Amerika. Khususnya di lembaha pendidikan dan pusat penelitian Amerika.
Persoalan antara diplomat China dengan Pemerintah Amerika Serikat tidak hanya terjadi kali ini. Sebelumnya pada akhir September 2019. Menurut Amerika diplomat itu adalah perwira inteljen yang melakukan kegiatan mata – mata terhadap instalasi militer di Virginia.
Diplomat itu dengan istrinya pergi ke pos pemeriksaan instalansi militer dekat Norfolk, Virginia. Karena tidak memiliki izin masuk penjaga meminta agar diplomat tersebut keluar dari tempat itu.
Namun dia tetap melanjutkan perjalanan dengan tetap mengarahkan mobilnya ke dalam pangkalan. Penjaga segera mengejarnya dan berhasil menghentikan mobil diplomat itu dengan cara dihadang menggunakan truk pemadam kebakaran.
Dalam pembelaan dirinya dia mengatakan tidak memahami instruksi dari penjaga. Namun Amerika menyangsikan keterangannya, kemungkinan besar diplomat China hendak menguji langkah – langkah keamanan pangkalan militer itu.
