Catur Wedha Nasihat Pernikahan Dalam Adat Jawa

Sedang Populer

[quads id=8]

Terjemahannya Dalam Bahasa Indonesia:

Pertama, Engkau sudah memantapkan diri untuk bisa hidup berkeluarga dengan putri kami. Oleh karena itu segala tingkah lakumu harus disikapi dengan dewasa. Jangan seperti ketika masih perjaka. Jadikan istrimu mengerti bahwa istrimu telah ada yang melindungi sekarang ini yaitu kamu (mempelai pria).

Kedua, Hormatilah mertua kamu seperti layaknya orang tua kamu sendiri. Karena kami orang tua (mempelai wanita) juga telah menganggap engkau sebagai anak kami sendiri.

Ketiga, Hiduplah dengan bermasyarakat, harus mematuhi hukum negara, harus menghormati dan mengasihi sesama makhluk agar bisa menemukan kebahagiaan dalam hidup.

[quads id=8]

Keempat, Bertakwalah kepada Allah SWT kepada Tuhan pencipta alam semesta dan jauhilah semua yang menjadi larangan-Nya sesuai dengan agama dan kepercayaan yang engkau anut. Niscaya nantinya engkau menemukan kegembiraan, kesenangan dan kemuliaan serta bisa menjadi teladan kepada sesama demi menuju kejayaan nusa dan berbangsa.

Karena jaman serba gadget, terkadang Catur Wedha dibacakan lewat teks digital. Namun, alangkah baiknya juga ditulis rapi, bila memungkinkan ditulis tangan untuk dibingkai rapi untuk diberikan langsung kepada calon menantu pria.

Tahapan selanjutnya, usai menyerahkan naskah Catur Wedha, perwakilan keluarga dari mempelai pria menengok calon pengantin wanita yang sedang berada di kamar dan yang diperkenankan melihat ya utusan wanita pula.

Sesudah upacara midodareni, pihak keluarga pria undur diri lanjut acara jagong atau melekan untuk persiapan acara pesta perkawinan keesokan harinya.

[quads id=8]

BACA JUGA:  Simak Syarat Perjalanan Menggunakan Kereta Di Wilayah Daop 8 Surabaya Berikut Ini

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer