WOW! 37 Dari 100 Pasangan Di Jawa Tengah Berakhir Cerai. Apakah Perlu Perhatian Khusus Pemerintah ?

Sedang Populer

Jawa Tengah – Badan Koordinasi Organisasi Wanita Jawa Tengah menyebutkan, 37 dari 100 perkawinan di Provinsi yang dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo tersebut berakhir dengan perceraian.

Ketua BKOW Jateng, Nawal Arafah Taj Yasin, menyebutkan tingginya angka perceraian perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Flashback saja sekedar pengingat, pada tahun 2020, Jateng menempati peringkat pertama dalam hal perceraian, dengan 65.755 jumlah kasus, disusul Jawa Timur, Jawa Barat serta Sumatra Utara.

[quads id=8]

Sedangkan angka perceraian di Jateng tahun 2021 belum diketahui angka pastinya. Namun diperkirakan BKOW angkanya akan melonjak seiring maraknya pernikahan dini, kasus KDRT serta berbagai faktor lain yang ditemukan di lapangan.

Oleh karenanya, BKOW Jateng berupaya memberikan pemahaman serta wacana bagi warga tentang bagaimana membina kehidupan pernikahan yang ideal.

Salah satunya melalui kegiatan pelatihan pra nikah. Menurut Nawal, pelatihan seperti ini bisa menjadi sarana, sekaligus bekal pengetahuan tentang pernikahan.

Terutama bagi masyarakat yang berusia minimal 19 tahun sebagai pandangan bagaimana mereka nantinya dan memang pas jika hal tersebut disampaikan sebelum menikah.

“Kita anggap pelatihan pra nikah bagi santri ini penting. Agar kedepannya dalam membina rumah tangga, siap dengan masalah namun tidak sampai berdampak negatif bagi pernikahan, seperti perceraian, kekerasan seksual misalnya,” kata Nawal melalui keterangan tertulis diterima kontenpedia, Jumat (18/2).

Selanjutnya Nawal juga menyoroti tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mencapai angka 2.257 pada tahun 2021.

Dari sana, Ia menegaskan tentang perlunya pembekalan pemahaman soal pernikahan agar terus ditanamkan kepada warga terutama remaja sebagai bekal pra nikah sekaligus diharapkan dapat menekan angka KDRT.

“Untuk itu, perlu pemahaman mengenai hak pasangan, hak anak. Kemudian juga bagaimana cara berbagi peran serta apa itu tanggung jawab, mengambil keputusan yang adil, manajemen keuangan, mengatasi konflik, membentuk keluarga serta tanggung jawab sosialnya,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Hotman Paris Dilaporkan FBI Terkait Dugaan Konten Asusila

[quads id=8]

 

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer