Warnabiru.com Sebenarnya sudah sering dan banyak laman yang membahas soal sejarah dan makna buah apel krowak atau tergigit yang dikenal sebagai logo produsen Apple.
Namun penasaran juga, laman howtogeek, Senin (14/3/2022) masih juga membahasnya, kira kira seperti apa alasan tidak utuhnya logo buah apel menurut mereka, oke langsung saja, mulai yang pertama.
Memperjelas Bentuk Apel
Untuk mengembangkan merek awal perusahaan, Apple Computer, Inc. menyewa biro iklan Regis McKenna pada tahun 1977 (keduanya sudah bekerjasama mulai tahun 1976 ).
[quads id=8]
McKenna sendiri memberikan tugas mendesain logo Apple kepada Rob Janoff, seorang desainer grafis yang bekerja untuk perusahaan tersebut.
Menurut wawancara 2018 dengan Forbes, Janoff menggambarkan pekerjaannya waktu itu, kesempatan membuat tematik unik menggabungkan kontras antara ‘mesin’ dengan buah sebagai bagian dari alam.
“Sekaligus mengesankan komputer tersebut enak dibawa kemanapun dan menyenangkan saat menggunakannya,” papar Janoff, dan menurutnya, kesan tersebut harus terwakilkan oleh logo buah apel tadi.
Saat mendesain logo Apple, Janoff menciptakan siluet ikonik sebuah apel dalam bentuk yang sangat mirip dengan apa yang kita semua kenal sekarang.
Dalam prosesnya, ia tambahkan tanda gigitan untuk memperjelas bahwa buah yang digambarkan dalam logo adalah apel, bukan buah lain dengan siluet serupa, seperti ceri, misalnya.
[quads id=8]
Bekas gigitan tidak hanya sekedar, gigitan awal seperti orang makan apel kebanyakan namun juga harus sesuai ukuran
Jika kita melihat bekas gigitan tersebut berasal dari mulut manusia dewasa, maka tentu terlalu besar jika digambarkan sebagai buah cerry.
Janoff mengatakan bekas gigitan tersebut tidak memiliki makna simbolis apapun yang mendalam. Dan ia juga tidak tahu menahu istilah komputer “byte” saat mendesain logo. (Serta, menjelaskan hasil desainnya tidak ada hubungan dengan Alan Turing.)

Lebih lanjut, saat dirinya tengah asyik mengerjakan tanda gigitan tadi, Janoff menempatkan lengkungan huruf kecil “A” di logotype Apple asli.
Saat ini, logo huruf kecil asli “apple” sudah lama hilang alias tidak dipakai namun cekungan yang sama tetap ada.
Sedangkan enam pita berwarna pada logo asli menandakan kemampuan warna komputer Apple II, untuk komputer dengan kisaran harga pada waktu itu tergolong unik. Apple tidak menggunakan logo enam warna asli saat mengeluarkan desain monokrom pada tahun 1998.
[quads id=8]
“Forensik Gigi” Pada Logo Apple
Selanjutnya laman howtogeek mengajak untuk berasumsi, jika bekas gigitan pada logo Apple modern berasal dari mulut manusia dewasa, ukuran apel sebenarnya dapat diperkirakan lewat ukuran digambarkan dalam logo tersebut.
Sehingga dapat mengungkapkan secara ‘resmi’ berapa ukuran buah apel sesungguhnya yang dipakai logo Apple tersebut.
Untuk mengetahui ukuran buahnya, kita perlu tahu seberapa besar bekas gigitannya, dan untuk itu butuh tahu juga ukuran porsi lengkung gigi pada umumnya.

Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa lebar rata-rata antara gigi premolar pertama pada orang dewasa Amerika sekitar 36,55 mm (jika Anda menghitung rata-rata hasil dari pria dan wanita bersama-sama), itu sekitar 1,43 inci.
Jika kita menggunakan pengukuran itu untuk memperkirakan ukuran apel, kita akan mendapatkan lebar apel sekitar 3,05″ (77,56 mm) di bagian terlebarnya.
Menurut Wikipedia, petani apel menanam buah tersebut untuk menghasilkan apel dengan diameter 2,75″ hingga 3,74 sesuai dengan kebutuhan pasar. Jadi 3,05″ jadi ukuran pasti sesuai kisaran buah yang beredar di pasaran.
[quads id=8]
Meskipun apa yang dilakukan howtogeek terlihat konyol, mereka hanya ingin menunjukkan, bisa jadi ketika mengerjakan logo Apple, Janoff membeli buah beneran lantas menggigitnya untuk kemudian diukur untuk memastikan tanda gigitan tadi sudah sesuai perbandingannya dengan buah yang asli, jadi tidak sekedar ada ide lantas digambar.
