Polisi Rilis Sketsa Foto Penembak di Kelapa Gading

Sedang Populer

hery Jatmiko
kita harus tahu batasan diri kita sendiri

Warnabiru.com – Secara resmi pihak kepolisian merilis sketsa wajah pelaku penembakan di Royal Gading Square, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dari peristiwa yang terjadi pada Kamis 13 Agustus 2020 itu polisi telah memeriksa 10 saksi.

“Sempat ada saksi yang memang berbicara dengan para pelaki pada saat itu. Kemudian ada beberapa saksi yang melihat,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan pada Sabtu 15 Agustus 2020.

Dari penjelasan yang dilakukan di Polda Metro Jaya itu, selain keterangan dari saksi pihak kepolisian juga memeriksa orang – orang terdekat korban. “Keterangan saksi dari pihak keluarga juga sama apakah ada kemungkinan motif – motif yang memang diketahui keluarga. Ini masih kita dalam semuanya,” ucap Kombes Yusri Yunus.

Dari pemeriksaan 10 saksi dibuatlah sketsa dua wajah pelaku penembakan. Pelaku pertama menggunakan topi dan masker, dialah si eksekutor. Dengan ciri – ciri berpostur kurus tinggi 160 centimeter. Pelaku ini melakukan aksinya menggunakan topi dan masker. Saat korban keluar dari kantornya dia menghampiri korban.

Pelaku yang sudah saling berhadap – hadapan kemudian melewati korban. Selanjutnya pelaku berbalik arah dan menembakkan pistol ke arah kepala korban. Namun korban tetap hidup sehingga berusaha lari. kembali korban ditembak hingga tewas ditempat.

Pasca melakukan aksinya pelaku segera melarikan diri. Di lokasi lain sudah menunggu pelaku lain yang menggunakan sepeda motor untuk menjemputnya. Pelaku ini mempunyai ciri – ciri berkulit hitam, gemuk dan berusia sekitar 46 tahun.

Dari hasil visum di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. Menunjukkan korban telah ditembak sebanyak lima kali di kepala dan badan. “Tiga mengenai dada dan perut, satu sempat tembus dan dua ini mengenai kepala,” ucap Kombes Yusri Yunus.

BACA JUGA:  Kasus Penembakan Pengusaha Pelayaran di Kelapa Gading

Setelah disebar sketsa wajah pelaku ini diharapkan bagi masyarakat yang melihat untuk menghubungi hotline 08118569696.

“Masyarakat yang tahu, bisa melaporkan ke hotline tersebut. Penyidik masih terus mengembangkan, mencari beberapa keterangan yang lain dan juga rekaman CCTV yang ada untuk lebih mengangkat atau membuat terang perkara ini,” jelas Kombes Yusri Yunus.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer