Penghina Ahok Ditangkap di Bali

https://news.detik.com/

Warnabiru.com Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal dengan nama Ahok sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat sebagai Komisari Utama PT Pertamina bernafas lega. Pasalnya pelaku pencemaran nama baiknya telah ditangkap di kawasan Bali. Hal tersebut dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus pada Kamis 30 Juli 2020. "Ia, kita sudah amankan seseorang dari Bali," ucap polisi lulusan Akpol 1991 itu.

Selain itu masih ada tersangka lainnya yang tengah dikejar dengan posisi di Sumatera Utara." Masih ada pelaku lain karena ini satu komunitas sebenarnya. Ini sudah kita lakukan pengejaran di Sumatera Utara," kata polisi yang lahir di Polo, Sulawesi Selatan itu.

Dalam penjelasannya Yusri menjelaskan bahwa tersangka yang berinisial KS dan EJ melakukan pencemaran nama baik terhadap Ahok sejak akhir 2019 silam. "Berawal dari adanya dua akun yang mencemarkan nama baik dari pada BTP ( Basuki Tjahja Purnama ) dan keluarga yang memang ini sejak akhir tahun 2019 lalu,"

Tersangka KS menggunakan akun Instagram dengan nama @ito.kurnia sedangkan tersangka EJ menggunakan akun Instagram dengan nama @an7a_s679. "Diselidiki keberadaan akun @an7a_s679 ditemukan yang bersangkutan ini ada di Medan, Sumut. Yang bersangkutan berhasil diamankan," ucap Kombes Yusri.

Kasus ini berawal dari laporan terhadap kedua tersangka lewat kuasa hukumnya, Ahmad Ramzy ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2885/V/YAN25/2020/SPKT PMJ pada 17 Mei 2020. Kedua tersangka dilaporkan karena melakukan penghinaan terhadap Ahok dan keluarganya. Berupa tulisan dan gambar yang dikirimkan melalui Instagram. Hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh Ahmad Ramzy pada Rabu 30 Juli 2020."Ia betul (tentang) pencemaran nama baik di media sosiallah, ya." ucap Ahmad.