Jakarta – Apakah Doni Salmanan bakal segera menyusul Indra Kenz yang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi melalui aplikasi Binomo?
Dugaan itu muncul setelah Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri meningkatkan status penanganan perkara Doni Salmanan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Itu artinya penanganan kasus dengan terlapor crazy rich asal Bandung Doni Salmanan terus berjalan.
Seperti ditulis dalam laman Antara yang menyebutkan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, menyatakan, peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.
[quads id=8]
Dan hasilnya, perkara Doni Salmanan dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.
Sejak kasus tersebut dilaporkan, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi, yang terdiri atas tujuh saksi pelapor dan tiga saksi ahli.
“Sampai dengan saat ini, penyidik sudah meminta keterangan sepuluh orang saksi dengan rincian tujuh orang saksi dan tiga orang saksi ahli, untuk saksi adalah saksi pelapor,” tandas Gatot saat konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (4/3).
Dittipidsiber Bareskrim Polri sebelumnya telah menerima laporan dari masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan investasi melalui aplikasi Quotex, dengan terlapor Doni Salmanan.
Posisinya sama, afiliator juga seperti tersangka Indra Kenz atau Indra Kusuma (IK), yang sudah lebih dulu ditangkap dan ditahan penyidik Bareskrim.
Doni dilaporkan terkait pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Whisnu Hermawan mengatakan ada sejumlah korban yang melaporkan Doni Salaman ke Dittipidsiber Bareskrim Polri.
Meskipun laporan ditangani di direktorat yang berbeda, Whisnu memastikan proses penyidikan akan tetap berjalan dan bisa menyidik Doni Salmanan.
“Enggak apa-apa, di Siber bisa menyidik, kami juga bisa menyidik pengembangannya,” pungkas Gatot.
[quads id=8]
