Sidoarjo – Bertempat di Gantangan The Hammer BC Desa Karangpuri Wonoayu Sidoarjo Seduluran Kicau Mania Sidoarjo kembali menggelar lomba yang menerapkan sistem G16 dan G24.
Banyak cerita mewarnai jalannya lomba seperti dari 12 kelas tambah 2 kelas tantangan untuk murai batu dan cucak hijau.
Di kelas murai batu, ada Sugali-nya Koh Ronny Setiawan Sarikat SF, sekali datang hanya turun di kelas utama Murai Batu A G-16 tiket 500 ribu rupiah langsung menohok jadi pemuncak kelas dan langsung balik kanan alias pulang usai boyong tropi kejuaraan.
[quads id=8]
“Memang main satu kelas saja, habis ini pulang, hoki mas,” ujar Ronny yang datang sendirian ke Karangpuri tanpa didampingi rekan.
Lanjut di kelas cucak hijau ada rombongan Mahapatih Team Sidoarjo dengan gaco Ronggeng yang mencatatkan diri nyaris hattrick dan mendominasi jalannya lomba hari itu.
Sore hari, di luar dugaan, Ketua PBI Pengda Jatim muncul di pojok lapangan sembari asyik menyaksikan burung yang tengah berlaga dan kesempatan tersebut dipergunakan Koh Ationg untuk menyapa serta menjabat erat tangan Bapak Hery Soegihono SH, MH.
Di penghujung acara Koh Ationg sempat mengucapkan banyak terima kasih sekaligus permohonan maaf sebesar-besarnya jika masih ada kekurangan dalam gelaran SKMI kali ini.
“Kita (SKMI) ibarat bayi masih merangkak, baru berapa gelaran kita bikin, protes yang dilayangkan peserta akan terus jadikan cambuk untuk terus berbenah sekaligus akan mengevaluasi penjurian serta menuliskan pakem penilaian dalam backdrop atau spanduk sehingga peserta tahu, sekali lagi terimakasih dan mohon maaf semuanya,” pungkas Koh Ationg.

[quads id=8]
