Buka Puasa Bersama, Cak Nun Katakan Ini Tentang PDIP

Sedang Populer

Jakarta – Emha Ainun Nadjib, akrab dipanggil jamaah Maiyah dengan sebutan Cak Nun, Mbah Nun, hadir dalam acara buka puasa dan ngaji bersama atas undangan langsung dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Bertempat di halaman belakang Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (10/4), Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan acara tersebut juga dihadiri rombongan Kiai Kanjeng.

Dan, tema Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng kali ini adalah ‘Kebangsaan dan Kenegarawan’.

[quads id=8]

“Acara telah disiapkan secara khusus bahkan nanti juga diadakan dialog antara Mbak Puan Maharani dengan Cak Nun,” ujar Hasto.

Dialog antara Puan dan Cak Nun akan dilaksanakan setelah ibadah sholat Tarawih bersama, Puan bareng Cak Nun serta Kiai Kanjeng.

Turut hadir malam itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Ketua Baitul Muslimin PDIP Hamka Haq serta terlihat pula mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

[quads id=8]

Indonesia Pusat Kemakmuran Dunia

Dalam acara tersebut Ketua DPR Puan Maharani, waktu itu berdiri di berhadapan dengan jamaah yang hadir, bersenandung lagu-lagu seperti Tanah Airku, Angin Mamiri, Lancang Kuning, dan Rayuan Pulau Kelapa. Serta, Maju Tak Gentar, Sik Sik Sibatumanikam hingga Manuk Dadali.

Bahkan, tidak ketinggalan, lagu daerah Bali hingga Papua serta wilayah lainnya juga ditampilkan. Dan, lagu yang populer dinyanyikan almarhum Michael Jackson, Heal the World juga digarap dengan apik aransemennya oleh Kiai Kanjeng.

Selain warga, kader PDI Perjuangan yang hadir bersama-sama ikut bernyanyi. Sedangkan Cak Nun, seperti biasa mengajak jamaah ikut mendendangkan lagu-lagu religi sebelum lagu nasional dinyanyikan.

[quads id=8]

BACA JUGA:  PT KAI Sudah Membuka Pemesanan Tiket Masa Angkutan Lebaran

Tidak kalah pentingnya, pesan Cak Nun agar semua masyarakat ikut menjaga Indonesia. Serta menyampaikan bahwa ia sangat menghormati kedua orang tua Puan, yaitu Almarhum Taufiq Kiemas serta Megawati Soekarnoputri.

“Indonesia itu pusat kemakmuran dunia mari kita jaga bersama,” tandas Cak Nun.

Tentang Huruf P Setelah PDI

Nah, ini yang ditunggu, karena setelah acara, nama Cak Nun jadi trending di Twitter terkait wejangan huruf P setelah PDI.

[quads id=8]

Kata ‘Perjuangan’ yang berada di belakang, setelah singkatan PDI, semestinya sudah tidak dipakai lagi.

Karena kata Perjuangan sudah tidak relevan, dan bisa dihapus lantaran PDIP sudah menjadi partai penguasa

Dan, menganggap kata ‘Pengayoman’ lebih tepat sebagai ganti ‘Perjuangan’.

[quads id=8]

“Jadi, sudah beberapa kali menang. PDI sudah tidak tepat berjuang lagi, tidak Perjuangan lagi. Yang tepat PDI Pengayoman, jadi, partai ini mengayomi seluruh Rakyat Indonesia karena sudah berkuasa,” urai Cak Nun dalam unggahan video YouTube Bamusi TV.

Terakhir, Cak Nun mengutarakan, kehadirannya dalam acara buka puasa bersama PDIP bukan sebagai bentuk sikap politiknya.

 

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer