Jakarta – Diah Pitaloka, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI merasa optimis Kerajaan Arab Saudi bakal membuka kembali penyelenggaraan ibadah Haji bagi jamaah asal Indonesia pada tahun 2022 ini.
Sekedar tahu, ruang lingkup tugas Komisi VIII memang seputar bidang Agama, Sosial, Kebencanaan serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.
Kembali lagi, ada beberapa indikator yang membuat dirinya yakin, meski belum ada pernyataan resmi tentang hal tersebut.
[quads id=8]
“Iya memang, saya optimis keberangkatan jamaah Haji Indonesia yang tertunda, tahun ini Insya Allah akan bisa, mulai berjalan,” tutur Diah seperti dilaporkan pmjnews, Rabu (9/3).
Alasan pertama, baru baru ini, media banyak memuat kabar terbaru tentang pemerintah Saudi yang telah mencabut aturan masuk negara tersebut terkait pencegahan pandemi Covid-19 yang sebelumnya diterapkan, seperti tidak lagi mengharuskan tes PCR atau menjalani karantina.
Hal tersebut, secara tidak langsung, bisa menjadi parameter kemungkinan, apakah nantinya kerajaan Arab Saudi bakal segara membuka kembali ibadah haji bagi jamaah mancanegara.
Alasan kedua, sudah berjalannya pelaksanaan ibadah umrah. Notabene, kabar gembira ini disambut dengan sukacita campur perasaan lega, karena mereka bisa melakukan ibadah tersebut kembali.
“Kalau sekarang jamaah umrah kita sudah bisa pergi ibadah, malah tanpa karantina. Bercermin dari kebijakan umrah, saya yakin haji kita juga akan berangkat,” lanjutnya.
Meski demikian, perkiraan tersebut juga belum bisa memastikan soal kuota yang akan diberikan pemerintah Arab Saudi.
[quads id=8]
Karena memang, hingga saat ini belum ada satu negara pun yang mendapatkan kepastian akan dibukanya ibadah haji.
“Negara tetangga seperti Malaysia, Brunei dan Singapura, mereka semua masih nunggu sama seperti kita,” pungkasnya.
