Atasi Kemacetan Parah, Perbaikan Jembatan Balung Lamongan Ditargetkan Selesai 21 Hari

Sedang Populer

Lamongan – Sejak Selasa (29/3) sore setelah Jembatan Balung di dekat RS Muhammadiyah Lamongan ambles kurang lebih 1 meter, memanjang hingga 25 meter, membuat warga sekitar Lamongan Gresik Surabaya, yang lalu lalang karena rutinitas pekerjaan dituntut harus lebih bersabar.

Karena kejadian tersebut arus lalu lintas diarahkan melalui jalur pantura. Tak pelak, kendaraan pribadi, sepeda motor bertemu satu titik dengan kontainer bertonase besar di pintu keluar Tol Manyar.

Imbasnya tidak sampai di situ, pengendara mulai mencari jalan tembusan salah satunya melalui Deket, terus ke Soko, Blawi dengan harapan dapat meneruskan perjalanan, keluar melalui daerah Pasar Dukun, yang bisa membawa mereka ke berbagai arah tujuan termasuk balik ke Gresik, Surabaya atau lanjut arah Wisata Bahari Lamongan.

[quads id=8]

Belum lagi kondisi cuaca yang terik saat siang beberapa hari ini, membuat Polisi beserta Dishub Lamongan terus bahu membahu melakukan rekayasa serta mengatur lalu lintas kendaraan.

Macet mengular dari Deket arah Soko – tangkap layar video warga

Laman Kominfo Jatim menyebutkan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya langsung bergerak cepat guna memulai proses pembongkaran jembatan dan ditargetkan pengerjaannya selesai selama 21 hari.

Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional Jawa Timur IV BBPJN VIII Surabaya – Bali , Ir Nanang Permadani, Kamis (31/3) mengatakan untuk pembongkaran jembatan butuh waktu dua hari.

[quads id=8]

Setelah dibongkar total besok bisa dilanjutkan pengerjaan lanjutan. “Kami berharap kondisi cuaca bagus serta tidak hujan supaya pengerjaannya bisa tepat waktu,” ujarnya.

Pihaknya juga akan mendatangkan 2 balok girder dari Kabupaten Sidoarjo ke lokasi. “Kita butuh lima girder sebenarnya, sesuai jumlah kemarin yang patah. Bisa jadi nanti kita akan sambungkan dengan yang lama. Prioritas saat ini jembatan bisa difungsikan saat momen mudik lebaran,” tambah Nanang.

BACA JUGA:  Dua Kali Dalam sehari, Indonesia Terima Vaksin Pfizer Donasi Amerika Serikat

Jembatan Balun dibangun tahun 1993 yang seharusnya bisa bertahan sampai berumur 40 tahun. “Namun usia pemakaian baru separuh, tiba-tiba ambles, karena memang sering dilewati truk ODOL (Over Dimension Over Loading). Semoga setelah perbaikan jembatan bisa bertahan lebih lama,” pungkasnya.

[quads id=8]

 

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer