Alasan Habib Bahar Bin Smith Ditangkap Polisi Hingga Cuitan Fadli Zon: Hukum Sudah Menjadi Alat Kekuasaan

Sedang Populer

Warna Biru Media
Sumber Inspirasi dan berita terpercaya

Warnabiru.com -- Habib bahar bin smith lagi-lagi harus berurusan dengan hukum setelah 4 hari bebas dari penjara. Pengacara Habib Bahar, Aziz Yanuar mengatakan kliennya ditangkap karena ceramahnya dinilai mengkritisi pemerintah."Alasannya karena beliau di ceramahnya malam Ahad (17/5) mengkritisi penguasa," kata Aziz saat dihubungi, Selasa (19/5).

Aziz menyatakan dugaan pelanggaran terhadap berkerumunan dan tak menghiraukan jaga jarak hanya mengada-ada. Menurut dia, banyak kegiatan yang juga mengakibatkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

"Itu mengada-ada sebenarnya. Kemarin konser ramai aman tuh. McD Sarinah cuma denda Rp 10 juta, gimana?" kata dia.

Baca juga: Baru Bebas Dari Penjara, Habib Bahar Bin Smith di Jemput Polisi

Saat ini tim pengacara masih mendampingi Habib Bahar di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Namun, dia menjelaskan, Habib Bahar telah ditahan.

Habib Bahar dijemput sekitar pukul 02.00 WIB di Pondok Pesantren Tajul Alawin, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Dia mengeklaim Habib Bahar dijemput oleh ratusan personel kepolisian dari Polda Jawa Barat (Jabar).

"Habib Bahar dijemput oleh personel dari Kemenkumham didampingi ratusan polisi bersenjata lengkap dari Polda Jabar dengan sebelumnya diinfokan ke tim pengacara sehingga didampingi juga oleh tim pengacara. Kemudian, beliau dibawa ke Lapas Gunung Sindur," kata dia.

Cuitan Fadli Zon soal penangkapan Habib Bahar Bin Smith

"Pak Kapolri. Kenapa Habib Bahar Smith diperlakukan diskriminatif?" tulis Fadli di akun Twitternya, @fadlizon yang dikutip pada Selasa, 19 Mei 2020.

Fadli menilai penangkapan Habib Bahar adalah tindakan diskriminatif. Dia pun menilai hukum saat ini sudah menjadi alat penguasa. Mengingat penankapan Habib Bahar dilakukan pada dini hari.
"Hukum benar2 sdh jadi alat kekuasaan? Apalagi ditangkap di tengah malam di bulan suci Ramadan di Pesantrennya pula. Apa negeri ini masih bisa disebut demokrasi? @DivHumas_Polri," kata Fadli.

BACA JUGA:  Baru Bebas Dari Penjara, Habib Bahar Bin Smith di Jemput Polisi

Hal asimilasi Habib Bahar bin Smith telah dicabut

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menjelaskan mencabut izin asimilasi terhadap Habib Bahar. Dengan pencabutan tersebut, Habib Bahar kembali dijebloskan ke penjara. Padahal, ia baru menghirup udara bebas pada Sabtu sore, 16 Mei 2020.

"Pada Selasa tanggal 19 Mei 2020, izin asimilasi di rumah dicabut, berdasarkan penilaian dari Petugas Kemasyarakatan Bapas Bogor (PK Bapas Bogor) yang melakukan pengawasan dan pembimbingan," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga, melalui siaran persnya, Selasa, (19/5/2020).

Reynhard menjelaskan, pencabutan asimilasi tersebut karena beberapa faktor. Pertama, Habib Bahar tidak mengindahkan dan mengikuti bimbingan yang dilakukan oleh PK Bapas Bogor.
Kedua, Habib Bahar dinilai melakukan pelanggaran khusus yaitu menimbulkan keresahan di masyarakat seperti mengundang massa saat PSBB dan isi ceramahnya viral.

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Sedang Populer