Bareskrim Polri Menolak Laporan Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang Terhadap Puan Maharani

Sedang Populer

hery Jatmiko
kita harus tahu batasan diri kita sendiri

Warnabiru.com -Terkait ucapan Puan Maharani dalam pengumuman pasangan calon kepala daerah di Pilkada Sumatera Barat 2020. Yang menyatakan harapan agar Sumatera Barat menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila. Ternyata membuat Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang (PPMM) merasa keberatan.

Oleh karena itu mereka melaporkan ucapan Puan Maharani tersebut ke Mabes Polri pada Jumat, 4 September 2020. Namun laporan mereka ditolak penyidik Bareskrim Polri karena dianggap tidak memenuhi unsur. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua PPMM, David. "Kehadiran kami di sini diterima dengan baik, kami diskusi sangat alot. Namun kesimpulannya, laporan kami tidak memenuhi unsur," ucap David di Mabes Polri, Jakarta.

Terkait penolakan dari pihak Mabes Polri tersebut David tidak mempermasalahkannya. Sebab menurutnya sebagai warga negara dia mempunyai hak melaporkan sesuatu hal yang dikiranya membuat keberatan.

"Kami sebagai warga negara tugasnya hanya melapor. Kalau diproses atau tidak, itu hak polisi. Kami yakin polisi profesional sesuai tagline promoter dan seimbang melihat situasi ini." Ucap David.

Alasan mengapa laporan tersebut ditolak karena merupakan produk jurnalis sehingga harus ada rekomendasi dari Dewan Pers."Kami diterima bagian siber dan juga oleh kriminal umum, kami mendiskusikan panjang. Mabes Polri sudah MOU dengan Dewan Pers, yang mana kalau produk jurnalis ada rekomenasi dari Dewan Pers." Ucap David.

Seperti diketahui bahwa dalam pengumuman pasangan calon kepala daerah di Pilkada Sumatera Barat 2020. Terdapat pernyataan Puan Maharani yang menimbulkan polemik.
Yalni kalimat harapan yang seperti ini."Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila, bismillahirrohamniroohim. Merdeka,"" ucap Puan Maharani, Rabu, 2 September 2020.

Ucapan Puan Maharani tersebut menimbulkan polemik karena banyak pihak yang menyayangkan kalimat tersebut. Seperti Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Alirman Sori. Menurutnya tidak etis mempertanyakan Pancasila apalagi bila dikaitankan dengan nama suatu daerah. Sehingga perlu dijelaskan soal harapan agar Sumbar menjadi pendukung Pancasila.

BACA JUGA:  Mulyadji dan Ali Mukhini Kembalikan Rekomendasi PDIP Dalam Pilkada Sumbar 2020

Apalagi diketahui bahwa banyak tokoh Sumatera Barat yang mendukung Pancasila di Indonesia. Yakni Mohammad Hatta, H. Agus Salim dan M Natsir. Dimana Mohammad Hatta adalah salah satu tokoh proklamator Indonesia, H. Agus Salim diplomat ulung Indonesia untuk wilayah Timur Tengah pasca kemerdekaan Indonesia sedangkan politisi yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia tahun 1950.

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Sedang Populer