Tidak Mendapatkan Keadilan Alasan Happy Hariadi Gugat Cerai Ayah Atta Halilintar

Grid.id

Warnabiru.com - Happy Hariadi adalah mantan istri Anofial Asmid Halilintar yang tidak lain ayah dari Youtuber Atta Halilintar. Namanya disorot karena menggugat mantan suaminya karena dituding menelantarkan anaknya.

Pasca gugatan ke pihak kepolisian muncul tuduhan bahwa Happy Hariadi meninggalkan Anofial Asmid Halilintar saat jatuh miskin.

Terkait tuduhan itu Happy Hariadi menjelaskan alasan menggugat cerai mantan suaminya itu karena dirinya tidak mendapatkan haknya saat mereka masih berstatus suami istri.

Hal tersebut telah diklarifikasi oleh Happy Hariadi saat di Polres Jakarta Selatan dalam rangka menjalani pemeriksaan terkait laporannya.

"Saya ingin mengklarifikasi yang dia (bicarakan), saya meninggalkannya ketika jatuh miskin. Sebenarnya dari awal menikah keadilan tuh tidak ada kepada saya, sampai saya meminta untuk bercerai," jelas Happy Hariadi pada Senin, 21 September 2020.

Dijelaskan pula oleh Happy Hariadi saat itu sebelum cerai pada tahun 1998 dirinya tidak mendapatkan nafkah lahir dan batin dari mantan suaminya.

"Tidak ada usaha memberikan saya nafkah lahir dan batin, ditelantarkan." Jelas Happy Hariadi.

"Jadi sebenarnya siapa yang meninggalkan siapa. Dia yang sebenarnya meninggalkan saya duluan," tambah Happy Hariadi.

Dijelaskan oleh Happy Hariadi pihak  Anofial Asmid Halilintar menghubunginya pasca diadukan ke Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang kemudian dengan rekomendasi Kak Seto diteruskan dengan laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

" Ya berupaya menghubungi setelah kita buat buat urusan ke LPAI. Tapi itu pun dia tidak didatengin langsung seharusnya kan dia dateng, peluk anaknya. Tapi ini kan tidak," jelas Happy Hariadi.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumny Halilintar Anofial Asmid dilaporkan oleh mantan istri yang bernama Happy Hariadi, ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Pelaporan yang dilakukan pada Oktober 2019 itu dilakukan atas tuduhan penelantaran anak.

Anofial Asmid Halilintar sendiri sebelumnya dilaporkan ke Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). Namun dia tidak memenuhi panggilan dari LPAI. Pasangan Ini sendiri sudah mempunyai anak yang berumur 17 tahun. Atas kasus ini Halilintar

Anofial Asmid dijerat dengan pasal diskriminasi anak. Yakni Pasal 76 A dan 76 B, juncto 77 UU RO tahun 2014 tentang dikriminasi anak dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun atau denda paling banyak paling banyak Rp 100.000.000,00.