Saat Ospek Daring Tidak Memakai Ikat Pinggang, Mahasiswa Unesa Dibentak Seniornya

Sedang Populer

hery Jatmiko
kita harus tahu batasan diri kita sendiri

Warnabiru.com -Nama Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tengah viral pasca beredarnya potongan video berdurasi 30 detik tentang Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) daring.

Divideo yang beredar sejak Senin, 14 September 2020, nampak senior membentak peserta Ospek karena tidak menggunakan ikat pinggang.

Terlihat seorang mahasiswa baru berjilbab nampak ketakutan karena dibentak seniornya. Yang membentak – bentak mahasiswa baru itu adalah dua seniornya, satu laki – laki dan satu lagi perempuan. Ada pula mahasiswa senior lainnya namun hanya memasang wajah datar.

Sabuk, ikat pinggangmu mana ? Ikat pinggang diperlihatkan,” ujar mahasiswa senior laki – laki kepada mahasiswa baru tersebut.

Gak ada kak,” ucap mahasiswa baru itu.

Gak ada ( dengan nada marah),” kata mahasiswa senior perempuan.

“Kamu tau tata tertib gak ?” bentak mahasiswa senior laki – laki membentak dengan keras kepada mahasiswa baru itu.

“Gak dibaca tata tertibnya ?” Kata mahasiswa senior sambil membentak lagi kepada mahasiswa baru itu.

“Maaf kak,” ucap mahasiswa baru itu dengan ketakutan. Namun langsung dibalas dengan nada bentakan lagi.

“Maaf maaf” katanya (sambil membentak),”

Kemudian muncul mahasiswa senior laki – laki bertanya, “kenapa kenapa itu,” sekaligus selesainya video tersebut.

Video ini sendiri diunggah oleh akun Twitter @skipberat yang sampai Selasa, 15 September 2020. Sebanyak 1.6 juta kali sudah ditontotn, 4.213 pengguna meretweet, 8.275 membalas dan 13 ribun akun lainnya menyukai.

Terhadap viralnya video mahasiswa dibentak saat Ospek daring itu pihak Unesa memberikan tanggapan. Yakni memberikan layanan konseling bagi mahasiswa baru perempuan yang dibentak dalam video itu dan juga pihak panitia.

Dilansir dari kompas.com kejadian telah tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Humas Unesa, Vinda Maya Setianingrum.

BACA JUGA:  Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Ditambah, Pendaftar SNMPTN UNESA Capai 30.389 Peserta

“Mereka mengalami tekanan yang luar biasa hebat di media sosial maupun langsung di nomor pribadi sehingga kami ambil langkah cepat yang biasa diberikan untuk penderita tekanan mental,” ucap Vinda Maya Setianingrum pada Selasa, 15 September 2020.

Pihak yang melakukan bimbingan konseling di sini aalah Tim Crisis Center program studi Psikologi Universitas surabaya. Dimana bimbingan konseling ini bertujuan agar mengembalikan semangat mahasiswa baru maupun panitia Ospek dalam video tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa anak – anak terdampingi dan terjaga mentalnya. Saat ini Unesa sudah memasuki masa perkuliahan semester gasal sehingga kami berupaya agar mereka tidak drop dan tetap semangat menjalani perkuliahan dengan baik.” Jelas Vinda Maya Setianingrum.

Dalam hal ini pihak dari Fakultas Ilmu Pendidikan Unesa yang terdiri dari pihak panitia Ospek dan rektorat akan melakukan silahturohmi ke rumah mahasiswa baru yang dibentak dalam video Ospek daring tersebut.

“Hasil rapat siang ini. Kami berkomitmen menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan memberikan konseling langsung pada malam hari ini. Kami juga akan melakukan silahturohmi kepada keluarga mahasiswa baru semoga suasa kekeluargaan terbangun.” Ucap Vinda Maya Setianingrum.

Sekaligus kasus ini memberikan pelajaran kepada kampus Unesa untuk menciptakan suasan yang nyaman dan kondusir bagi mahasiswanya.

“Ini menjadi evaluasi penting bagi Unesa. Kami ucapkan terima kasih atas segala perhatian pada kasus ini. Ke depan kami akan terus mengupayakan suasana pembelajaran yang kondusif dan nyaman bagi mahasiswa,” jelas Vinda Maya Setianingrum

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rekomendasi Untuk Anda

Sedang Populer