Perusakan Tugu Pesilat di Madiun

Detiknews.com

Warnabiru.com - pada Jumat, 18 September 2020, terjadi perusakan tugu Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW). Peristiwa yang terjadi pada dini hari itu terjadi di Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota madiun.

Dilansir dari detiknews.com hal tersebut dibenarkan Andi (24) yang merupakan warga sekitar. "Kejadian tadi pagi sekitar jam 02.00 WIB, rame di sekitar tugu gambar pesilat itu," ucap Andi yang rumahnya berada 100 meter dari lokasi.

Sebelum kejadian rombongan pesilat berseragam hitam itu sudah melakukan konvoi disekitar lokasi. "Ada konvoi bersegaram hitam sepertinya usai dari acara," jelas Andi tanpa menyebut nama perguruan silat tersebut.

Ketua RT setempat yakni Mari juga memberikan kesaksian yang sama. Dimana pasca kejadian sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

"Tadi malam jam 22.00 WIB saya masih di sekitar lokasi belum ada apa - apa kok. Infonya tadi pagi kejadiannya. Tadi semalam pak polisi sudah ada di lokasi," jelas Mari.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh warga sekitar yang bernama Naning. Sebelum kejadian rombongan pemotor berpakaian seragam pesilat itu konvoi dan berputar - putar di lokasi kejadian.

"Sebelum kejadian di sini sudah mulai memanas. Rombongan motor konvoi di depan Puskemas Tawangrejo mutar - mutar," jelas Naning kepada Detik.com pada Sabtu, 19 September 2020.

Bahkan video saat rombongan pesilat ini konvoi sudah beredar luas lewat aplikasi Whatsap. "Ini mas saya ada videonya beredar. Sebelum kejadian perusakan ternyata malamnya sudah ada tanda - tanda. Ini bleyer - bleyer depan puskesmas." Ucap Naning.

Pasca kejadian beredar video berdurasi 28 detik yang menunjukkan seorang pria mengalami luka di wajah. Nampak pria berpakaian kaos hitam itu mengusap luka di bawah hidungnya. Terdengar suara seorang pria yang berusaha menenangkannya.

"Gak popo to koe tapi, STK to (Ndak papa to kamu, tapi. STK ya)
Nampak juga suara warga lainnya yang protes atas keadaan yang dialami oleh pria itu."Ngeneki piye bro ( ini bagaimana bro)" ucapnyaa

Pada akhir video terdengar suara seorang warga meminta keadilan kepada seorang polisi yang nampak di video itu."Ojo ngono pak sing adil (jangan seperti itu pak yang adil)," ucap seorang pria.

Tugu PSHW ini sendiri berada si jalan sebelah selatan SPBU Terminal Purbaya Madiun. Sekitar lokasi ramai dengan aktivitas warga karena terdapat warung dan mini market. Tugu PSHW sendiri pasca kejadian perusakan nampak rusak dibagian tulisannya