Personil J-rock Terjerat Kasus Narkoba

https://www.brito.id/

Warnabiru.com - Pada Sabtu, 22 Agustus 2020 Polda Metro Jaya melakukan konferensi pers live streaming di akun Instagram @Polres_pelabuhan_tanjung_priok. Dijelaskan bahwa Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengamankan empat orang DM (33), M (38), W (55) dan drummes band J-Rock berinisial Anton Rudi Kelces (ARK).

Mereka diamankan karena terlibat dalam penyalahgunaan narkoba jenis ganja.
Dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Kasus ini berawal dari penangkapan terhadap tersangka M di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Berawal ada laporan informasi masyarakat kemudian oleh Satnarkoba polres berhasil amankan seseorang inisial M di daerah kos Kemayoran ditemukan satu paket ganja kering," ucap Kombes Pol Yusri Yunus secara daring.

Dari penangkapan M ini terungkap fakta bahwa M mendapatkan ganja dari D. Sekaligus DM juga mendapatkan benda haram itu dari D juga. Kemudian DM menjual ganja ini ke ARK dan W. Setelah dilakukan pengembangan yang menghasilkan penangkapan terhadap DM, W dan ARK yang merupakan personil band J-Rock.

"Semuanya dilakukan di tempat masing - masing termasuk ARK (Anton Rudi Kelces) di rumahnya daerah Serpong diamankan satu paket ganja dalam plastik. Mengamankan W di daerah Slipi ditemukan dua paket ganja," ucap Kombes Pol Yusri Yunus.

Dalam tes urine semua tersangka ternyata positif sebagai pengguna narkoba. " Yang bersangkutan empat orang sudah kami amankan, kami lakukan tes urine semuanya positif sebagai pengguna," ucap Kombes Pol Yusri Yunus.

Dari penangkapan yang ditemukan barang bukti berupa ganja dengan berat 1 kilogram ini. Mereka dijerat Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Psikotropika pasal 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) dengan ancaman penjara 20 tahun.

Anton Rudi Kelces sendiri adalah personil band J-Rock yang ambil bagian sebagai penabuh drumb. Kepada penyidik dia mengaku menggunakan ganja sejak 7 tahun lalu. Namun dia sudah berhenti dan baru kemarin dia mencoba lagi.

"Dia mengaku baru satu kali ini menggunakan. Tapi memang pernah 7 tahun yang lalu dia menggunakan, itu pengakuannya, ungkap Kombes Pol Yusri Yunus.

Sedangkan alasan penggunaan ganja itu karena sepi job. "Mereka mengaku memang, job berkurang, kemudian dia isi semua dengan hal - hal yang disalahgunakan dengan menggunakan barang haram ini," ucap Kombes Pol Yusri Yunus.