Mobil Kijang yang Halangi Ambulans di Garut Resmi Diburu Polisi

s://www.gosipgarut.id

Warnabiru.com - Viral di media sosial saat sebuah mobil ambulans dihalangi laju jalannya oleh sebuah mobil kijang. Peristiwa yang terjadi pada 14 Agustus 2020 itu direkam dan disebarkan oleh akun Facebook milik seseorang bernama Fauzi (20). Disadur dari kompas.com Lelaki yang merupakan relawan pengawal ambulans itu menceritakan kisahnya.

Awalnya dia melihat ambulans membawa pasien di daerah Leles, kemudian diapun mengawal ambulans itu hingga ke rumah sakit. Namun saat sampai di kawasan Tutugan Leles, ada mobil Kijang menghalani laju mobil ambulans yang dia kawal. "Dia keukuh enggak mau kasih jalan," ucapnya.

Akhirnya setelah beberapa menit menutupi laju mobil ambulans, si mobil kijang berpisah di bundaran Alun - Alun Tarogong. Mobil Kijang berbelok ke arah Jalan Suherman, sementara mobil ambulans berbelok ke jalan Cimanuk.

Hal tersebut dibenarkan pula oleh Damis Sutensi, sopir mobil ambulans dari Puskesmas Leles, Garut  tersebut. Dalam penuturannya dia membawa pasien yang mengalami pendarahan otak ke Rumah Sakit Umum (RSUD) dr Slamet Garut.

Akibat dihalangi mobil Kijang itu dia terlambat membawa pasien berumur 6 tahun  ke rumah sakit tujuan. "Biasanya cuma 10 menit sampai ke RSU, kemarin mah sampai lebih dari 15 menit," kata Damis Sutendi.

Saat melintas di Kawasan Pasir Bajing, Kecamatan Banyuresmi, tiba - tiba ada mobil Kijang tidak mau memberi jalan. Malah terus mempercepat kendarannya seakan tidak mau kalah. "Dia malah di depan terus walau relawan yang ngawal pakai motor sudah minta jalan," katanya

Akhirnya setelah di kawasan Tarogoh mobil Kijang itu mengalah setelah relawan memepetnya hingga ke pinggir jalan. Sesampai di rumah sakit pasien segera dirawat, sayangnya nyawanya tidak tertolong.

"Semoga tidak ada lagi kejadian serupa, cukup ke pinggir saja sebentar, beri jalan ke pasien agar pasien bisa cepat dapat perawatan," kata Damis Sutendi.

Mobil Kijang yang halangi ambulans dicari polisi

Terkait perilaku buruk mobil Kijang itu kini tengah dicari polisi. Hal tersebut dibenarkan oleh Kasalantas Polres Garus AKP Asep Nugraha. "Kalau informasi awal dari pelat nomor, memang mobilnya dari wilayah Sumedang," ucapnya melalui sambungan telepon pada Senion 17 Agustus 2020.

Apabila terbukti bersalah di muka pengadilan maka sopir mobil Kijang itu akan dijerat Undang - Undang Nomor 27 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Pasal 287 ayat 4. "Pengemudi yang halangi ambulans jelas menyalahi aturan, bagi yang menyalahi aturan, ada sanksi denda atau kurungan satu bulan penjara," ucap AKP Asep Nugraha.