Gunung Semeru di Jawa Timur Meletus

Kompas.com

 Warnabiru.com - Gunung Semeru yang terletak di Jawa Timur meletus pada pukul 03.10 WIB. Pada Selasa, 1 Desember 2020. Dalam letusan itu menyemburkan awan panas yang meluncur hingga 1 kilometer dari puncak.

Dimana luncuran awan panas itu mengarah ke wilayah curah kobokan. Selain itu Gunung Semeru mengalami guguran lava sebanyak 13 kali dengan jarak luncur sejauh 300 - 1.500 meter.

Banyak warga yang mengungsi akibat letusan gunung tersebut. Terdapat 5 kecamatan yang terdampak namun yang terdampak paling dekat adalah Desa Supiturang, Desa Oro - Oro Ombo dan Desa Rowobaung yang terletak di Kecamatan Pronojowo. Ada pula Desa Sumberwuluh yang terletak di Kecamatan Candipuro.

Dilansir dari detik.com selaku Gubernur Jawa Timur, khofifah Indar Parawansa memerintahkan agar BPBD Jatim dan Dinas Sosial bergerak mengirimkan bantuan.

"Bantuan yang diberikan di antaranya mengirimkan dua tenda pengungsian yang dilengkapi dengan light tower sebagai penerangan saat gelap. Termasuk juga pengungsian darurat dan dapur umum sedang kita siapkan." Jelas Gubernur Khofifah di Bandara Juanda pada Selasa, 1 Desember 2020.

Dimana bantuan dari pemerintah ini juga terdiri dari 1 ton beras, 500 dus mie instan, 200 liter minyak goreng, paket gizi 120 paket dan lauk pauk 120 paket. Dimana bantuan tersebut difokuskan di Kabupaten Lumajang.

"Posko penguatan dari pemrov menyatu di posko pengungsian yang berada di Lapangan Kamarkang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang," jelas mantan menteri sosial tersebut.

Untuk peralatan pendukung pihanyamemberi bantuan hand sanitizer 20 liter, disinfektan 20 liter, masker 2.00 pcs, mobil rescue 1 unit dan mobil serbaguna 2 uni.

"Untuk membantu penanganan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Jatim yang akan membawa berbagai peralatan pendukung penanganan bencana juga meluncur ke lokasi," ujar Gubernur Khofifah.

Karena lokasi di Kabupaten Lumajang, maka semua dikoordinasikan dengan Bupati Lumajang.

"Bantuan tersebut kita arahkan langsung ke tempat pengungsian. Tentu semua kita koordinasikan dengan Bupati Lumajang," jelas Gubernur Khofifah.

Semua bantuan tersebut akan diberikan secara bertahap. Karena jumplah warga yang terdampak cukup banyak yakni antara 250 sampai 500 warga.

"Bantuan yang saat ini dikirimkan adalah sebagai langkah awal kesigapan Pemprov Jatim dalam menangani bencana alam. Nanti, akan ada bantuan - bantuan yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai kebutuhan lapangan. Tetapi team leadernua tetap Bupati Lumajang," jelas Gubernur Khafifah.

Gubernur Khofifah meminta agar semua pihak berhati - hati akan dampak letusan Gunung Semeru tersebut.

"Mohon saling waspada, menjaga jarak aman, dan tetap menjaga protokol kesehatan," ungkap Gubernur Khofifah.

"Saya menghimbau agar masyarakat sekitar mewaspadai aliran lahar panas bila terjadi hujan deras," tutup Gubernur Khofifah