Jaksa yang Menangani Kasus Novel Baswedan Meninggal Dunia Karena Corona

https://sosok.grid.id/

Warnabiru.com - Jaksa Fedrik Adhar Syarifuddin yang merupakan jaksa penuntut umum dalam kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan meninggal dunia. Jaksa tersebut meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif virus Corona (Covid19).

Kematian jaksa yang terjadi pada Senin 17 Agustus 2020 itu dibenarkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin. "Benar (terkontaminasi positif Covid-19)," ucap ST Burhanuddin saat dikonfirmasi wartawan pada Senin 17 Agustus 2020.

 Penjelasan dari Kepala Pusat Penegakan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono juga membenarkan kabar tersebut. "Info sakitnya, komplikasi penyakit gula," ucap Hari Setiyono.

 Staf korps adiyaksa itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tanggerang, di hari yang sama saat dirinya meninggal dunia.

Terdapat dua kasus besar yang pernah ditangani oleh Jaksa Fedrik Adhar Syarifuddin. Pertama yakni kasus Novel Baswedan yang menuntut penyiram air keras ke penyidik KPK itu dengan pasal 353 ayat (2) KUHP junto pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP. Dengan ancaman penjara 1 tahun.

Kasus kedua adalah saat Jaksa Fedrik Adhar Syarifuddin menangani kasus narkoba yang menimpa penyanyi Zul Zivilia. Penyanyi "Aishiteru" itu dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh Jaksa Fedrik Adhar Syarifuddin. Diketahui dalam peristiwa itu Zul Zivilia ditangkap dengan barang bukti 9,5 kilogram sabu, 24.000 butir ekstasi dan timbangan elektrik.