Ini Lo Jumlah Harta Pak RW Penantang Gibran di Pilwakot Solo

Merdeka.com

Warnabiru.com - Dalam Pemilihan Walikota (Pilwakot) Solo salah satu persertanya adalah pasangan Bagyo Wahono dan Supardjo Fransiskus Xaverius atau lebih dikenal FX Supardjo.

Dimana FX Supardjo sebelumnya adalah bekerja sebagai Ketua RW. Total harta yang dilaporkan oleh FX Supardjo sebesar Rp 1,09 miliar. Laporan harta FX Supardjo dapat dilihat di situs elhkpn.kpk.go.id dengan rincian sebagai berikut.

Satu bidang tanah dan bangunan di Solo seluas 145 meter persegi/70 meter persegi senilai Rp 435 juta dari hasil sendiri. Kemudian satu bidang tanah 628 meter persegi di Kabupaten Sleman senilai Rp 600 juta. Suparjo juga memiliki tujuh unit sepeda motor yang diperoleh dari hasil sendiri. berupa enam motor merek Yamaha dan satu motor merek Honda dengan total nilai Rp 52 juta.

Sedangkan kepemilikan harta kekayaan berupa kas atau setara kas senilai Rp 7.475.781. Namun dia memiliki utang senilai Rp 4 juta.  Sehingga dapat disimpulkan total harta kekayaan Suparjo senilai Rp 1.090.475.781.

Untuk rekannya yakni Bagyo Wahono mempunyai total harta sebesar Rp 1,987. Bersumber dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) rinciannya sebagai berikut. Kepemilikan tanah di Surakarta senilai Rp 1,7 miliar. Calon nomor urut 2 itu juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 7,55 juta.

Tidak hanya itu Bagyo juga memiliki kendaraan senilai Rp 280 juta yang terdiri dari
1. Mobil, Daihatsu Xenia Tahun 2009, Hasil Sendiri Rp 75 juta
2. Mobil, Honda CR-V RM3 2WD 2.4 A/T Tahun 2013, Hasil Sendiri Rp 175 juta
3. Motor, Yamaha BJ8 W A/T Tahun 2017, Hasil Sendiri Rp 12 juta
4. Motor, Yamaha 2DP-R A/T Tahun 2018, Hasil Sendiri Rp 18 juta

Sedangkan harta milik pesaingnya yakni Gibran Rakabuming memiliki harta sebesar Rp 21 Miliar. Hal tersebut dapat dilihat di situs elhkpn.kpk.go.I'd dengan rincian sebagai berikut memiliki harta dalam bentuk tanah dan bangunan di Sragen dan Solo senilai Rp 13,4 miliar.

tidak hanya itu anak nomor orang satu di Indonesia itu mempunyai alat transportasi berupa mobil dan motor yang dimiliki Gibran senilai Rp 682 juta yakni berupa.

  1. Motor, Honda Scoopy Tahun 2015, Hasil Sendiri Rp 7 juta.
  2. Motor, Honda CB-125 Tahun 1974, Hasil Sendiri Rp 5 juta.
  3. Motor, Royal Enfield Tahun 2017, Hasil Sendiri Rp 40 juta.
  4. Mobil, Toyota Avansa Tahun 2016, Hasil sendiri Rp 90 juta.
  5. Mobil, Toyota Avansa Tahun 2012, Hasil sendiri Rp 60 juta.
  6. Mobil, Isuzu Panther Tahun 2012, Hasil sendiri Rp 70 juta.
  7. Mobil, Daihatsu Grand Max Tahun 2015, Hasil sendiri Rp 60 juta.
  8. Mobil, Mitsubishi Pajero Sport Tahun 2016, Hasil sendiri Rp 350 juta

Anak Presiden Joko Widodo itu juga memiliki harta bergerak senilai Rp 260 juta, uang kas dan setara kas senilai Rp 2,15 miliar, serta harta lainnya senilai Rp 5,55 miliar. Sedang jumplah utang sebesar Rp 895.586.004.

Untuk pendamping Gibran Rakabuming yakni Teguh Prakoso memiliki harta sebesar Rp 1.231.150.999. Dilansir dari situs elhkpn.kpk.go.I'd rinciannya sebagai berikut. satu bidang tanah dan bangunan seluas 207 meter persegi/18 meter persegi di Kabupaten Wonogiri dari hasil sendiri. Nilai tanah dan bangunan itu adalah Rp 800 juta. Teguh juga memiliki satu unit sepeda motor Suzuki JT 185 tahun 1976 dengan nilai Rp 2,5 juta. Kemudian satu unit mobil Honda H-RV tahun 2016 dengan nilai Rp 300 juta.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya Bagyo Wahono dan FX Supardjo sendiri maju di Pilkada Solo 2020 menggunakan jalur independen. Dalam pendaftarannya di KPU Solo pada Minggu, 6 September 2020, mereka menyiapkan dua kuda hitam. Mempunyai makna bahwa dirinya lawan yang tidak diperhitungkan. Namun diam - diam mempunyai kekuatan untuk mengalahkan musuhnya.

Musuh Bajo disini adalah Gibran Rakabuming anak dari Presiden Joko Widodo yang diusung Partai Demokrasi Indonesia dan partai mayoritas di Solo kecuali PKS. Dalam Pilkada Solo 9 Desember 2020 itu dia didampingi oleh Calon Wakil Wali Kota Solo yakni Teguh Prakosa.

Dalam pendafataran di KPU Solo ini pihak Bajo berhasil mengumpulkan dukungan suara sebesar 38.831. Dengan jumplah tersebut maka sudah memenuhi syarat sebagai kandidat independen dalam Pilkada Solo 2020. Karena ketentuannya besaran suara yang harus dikumpulkan bagi jalur independen adalah 35.870.

Bagyo Wahono sendiri bekerja sebagai tukang jahit. Sedangkan FX Supardjo bekerja sebagai Ketua RW. Ada hal menarik dalam Pilkada Solo 2020 ini. Yakni sikap PKS yang memilih abstain. Dengan alasan merupakan pembelajaran bagi demokrasi yang terbajak di Solo.